← Kembali ke Awal Kisah Bintang
Hari yang terbelah dua

Lahir pada Rabu Malam? Rahu dan Dua Wajah Hari Rabu dalam Astrologi Thailand

Rabu malam dalam astrologi Thailand dikuasai Rahu sejak pukul 18.00. Pelajari kisah Rahu, Buddha hutan, warna, angka, dan perbedaannya dari Rabu siang.

01

Hanya hari Rabu yang terbelah dua

Dari tujuh hari dalam astrologi Thailand, hanya Rabu yang terbagi menjadi dua cabang. Dari pukul 06.00 sampai sesaat sebelum 18.00 adalah “Rabu siang”, dijaga Merkurius (พระพุธ), dan dari pukul 18.00 sampai sesaat sebelum 06.00 pagi berikutnya adalah “Rabu malam”, dijaga Rahu (พระราหู).

Makalah dari Universitas Thammasat yang menjelaskan penghitungan hari Thailand memberikan pembagian yang sama: sementara hari-hari lain mengikat siang dan malam menjadi satu hari, Rabu dipegang Merkurius dari pukul 06.00 sampai 18.00 dan oleh Rahu dari pukul 18.00 sampai 06.00 keesokan harinya. Inilah sebabnya horasat punya delapan bintang, bukan tujuh.

02

Menyandingkan kalender dan hari Thailand

Mari kita pastikan dengan jam yang konkret. Dalam horasat, hari dimulai pukul 06.00 pagi, bukan tengah malam.

Sampai pukul 05.59 pagi pada hari Rabu di kalender, masih hari Selasa. Dari pukul 06.00 pagi sampai 17.59 pada hari Rabu adalah Rabu siang, waktu Merkurius. Dari pukul 18.00 hari Rabu sampai 05.59 pagi pada hari Kamis di kalender, semuanya Rabu malam, waktu Rahu. Orang yang lahir pukul 03.00 dini hari pada hari Kamis adalah Kamis menurut kalender, tapi orang Rabu malam.

Jadi teman yang lahir Rabu siang dan teman yang lahir Rabu malam punya bintang berbeda meski sama-sama Rabu. Kalau jam lahir tidak diketahui, kami tidak menyederhanakannya menjadi satu cabang Rabu, tetapi menampilkan semua kategori yang mungkin.

03

Sosok seperti apa Rahu itu?

Rahu adalah sosok yang tidak biasa bahkan di antara sembilan bintang. Ia bukan benda yang terlihat seperti Matahari atau Bulan, melainkan “bintang bayangan” yang menjelaskan gerhana matahari dan bulan. Dalam mitos, Rahu adalah asura yang mencoba meminum nektar keabadian secara diam-diam, tertangkap dan tubuhnya terpotong; yang tersisa hanya kepala, yang mengejar Matahari dan Bulan. Gerhana adalah hasil dari pengejaran itu.

Di Thailand Rahu digambarkan dengan campuran rasa takut dan hormat. Wikipedia Thailand menyebut ia digambarkan bertubuh biru kecokelatan seperti perunggu, sering sebagai kepala atau tubuh bagian atas yang menelan Bulan, dan mencatat bahwa persembahan dan upacara diadakan untuknya. Ia bukan hanya citra yang menakutkan: dalam kitab Buddha ia berlindung pada Buddha dan melepaskan Matahari dan Bulan.

04

Buddha Rabu malam ada di hutan

Dalam tradisi Buddha hari lahir, Rabu malam milik Buddha di Hutan Parileyyaka (ปางป่าเลไลยก์). Ketika para bhikkhu bertengkar, Buddha menyendiri ke dalam hutan untuk beristirahat, dan seekor gajah dan seekor monyet melayaninya dengan penuh perhatian. Di saat cabang Rabu malam mudah dibaca sebagai gelap, Buddha ini duduk tenang, setelah mundur dari pertengkaran.

Kamu tidak perlu memaksakan kisah ini pada watak Rabu malam. Tapi membayangkan “saatnya mundur dari keriuhan dan beristirahat dengan tenang” adalah pertanyaan refleksi yang bagus. Dari keributan apa aku perlu menjauh dan beristirahat sekarang?

05

Rabu malam dalam warna dan angka

Warna Rabu malam sering disebut warna gelap yang condong ke abu-abu atau hitam, jelas berbeda dari hijau Rabu siang. Sebagian sumber juga mencantumkan nuansa di sebelahnya seperti ungu tua atau perak, jadi lebih mudah dipahami sebagai “keluarga warna gelap langit malam” daripada dipaku pada satu warna.

Angkanya adalah 8. Ketika delapan bintang diberi nomor dalam thaksa, Rahu bernomor 8, ditulis ๘ dalam angka Thailand. Dalam susunan delapan posisi thaksa, orang yang lahir Rabu malam menaruh Rahu di posisi pertama, “Orang-Orang di Sekitarku”, lalu berlanjut dengan Venus, Matahari, Bulan, Mars, Merkurius, Saturnus, dan Jupiter. Jupiter berakhir di posisi terakhir, “yang perlu diwaspadai”.

06

Pertanyaan refleksi ringan untuk orang Rabu malam

Berikut beberapa pertanyaan untuk dirimu setelah membaca tentang bintang ini. Tidak ada yang punya jawaban benar. Pertama, “Kapan aku paling tenang berkonsentrasi?” Kalau kamu membaca tentang bintang malam, bayangkan waktu dan tempat saat kamu merasa paling nyaman. Kedua, “Dari keriuhan apa aku ingin mundur?” Dengan mengingat Buddha hutan, pikirkan hubungan atau tugas yang ingin kamu benahi.

Ketiga, “Bagian dari diriku yang mana yang tak terlihat tapi pasti ada?” Rahu adalah bintang bayangan tanpa tubuh, tak terlihat tapi menunjukkan keberadaannya lewat gerhana. Kalau ada selera atau pikiran yang belum kamu tunjukkan tapi kamu hargai, coba tunjukkan sekali minggu ini. Ini pertanyaan yang bagus bahkan tanpa astrologi, tapi bingkai kisah bintang membuatnya lebih mudah dimulai.

07

Mengobrol dengan teman

Kalau kamu punya teman yang lahir hari Rabu, tanyakan santai apakah siang atau malam. Fakta bahwa Rabu yang sama terbelah menjadi dua bintang ternyata jadi topik obrolan yang asyik. Kalau temanmu tidak tahu jamnya, bertanya pada keluarga atau mencari akta kelahiran jadi acara kecil tersendiri. Membayangkan “teman ini Merkurius di siang hari atau Rahu di malam hari?” sambil bertukar cerita juga seru.

08

Cara menyikapi “dua wajah”

Dua wajah hari Rabu bisa dibaca sebagai sisi siang dan malam dari satu orang, atau sebagai perangkat menarik yang menunjukkan bahwa bahkan hari yang sama punya kisah berbeda tergantung jamnya. Bagaimanapun, ini tidak berarti kepribadian atau takdir yang tetap.

Kamu mungkin menemukan penjelasan di internet yang membaca orang Rabu malam sebagai “gelap” atau orang yang “harus hati-hati”. Horasat tidak membacanya begitu. Bayangan dan gerhana adalah fenomena langit yang berlalu dan kembali, dan kisah Rahu adalah imajinasi lama yang dijalin di sekitarnya. Pakai kisah bintangmu hanya sebagai satu lensa untuk melihat dirimu dengan cara baru.

FAQ

Pertanyaan yang sering diajukan

Kalau aku lahir pukul 02.00 dini hari pada hari Rabu, aku hari apa?

Hari Thailand dimulai pukul 06.00 pagi, jadi pukul 02.00 dini hari pada hari Rabu di kalender masih termasuk hari Selasa. Pada jam itu kamu terbaca lahir hari Selasa.

Kalau aku lahir dini hari Kamis, apakah aku masih Rabu malam?

Ya. Sampai pukul 05.59 pagi pada hari Kamis di kalender masih Rabu malam. Hari Kamis dimulai pukul 06.00 pagi.

Apakah lahir pada Rabu malam itu kerugian?

Tidak. Bintang-bintang Horasat bukan peringkat untuk saling dibandingkan, melainkan titik awal berbeda untuk kisah yang berbeda.

SOURCES

Sumber rujukan

Rujukan eksternal yang dipakai saat menulis panduan ini. Ringkasan dan tafsirnya dibuat oleh tim editorial Horasat.

  1. Amnat Paksasuk, ตำราทักษากับการตั้งชื่อของคนไทย (Vannavidas, 2013)so06.tci-thaijo.org ↗
  2. Sanook, การนับเวลาเกิดแบบโหราศาสตร์ไทยsanook.com ↗
  3. Wikipedia (Thai), พระราหูth.wikipedia.org ↗
  4. TNews, เปิดตำนาน 8 พระพุทธรูปปางประจำวันเกิดtnews.co.th ↗
TRY IT YOURSELF

Cocokkan bacaan ini dengan tanggal lahirmu

Masukkan tanggal lahir untuk langsung melihat bintang hari lahir dan warnanya. Tanggal tidak disimpan.